Berotec Lagi

08.42

Dokter : "Umurmu berapa, Dik?"
Saya : "Dua bulan lagi 18."
Dokter : "Wah, asmamu tidak akan bisa hilang."


Percakapan itu berlangsung empat tahun yang lalu. Dan sejak itulah saya divonis untuk selalu memegang Berotec ke manapun saya berada. Obat semprot yang dipergunakan oleh mereka yang mengalami gangguan pernapasan, baik itu asma maupun bronkhitis/ emphisema. Saya bukan anak kedokteran ataupun anak farmasi, jadi yang saya tulis berikut adalah sebuah sudut pandang seorang pengidap asma. Hanya asma kok. :)


Kata dokter, bila asma tidak pernah kambuh setelah berumur tujuh belas tahun, kemungkinan besarnya penyakit itu akan hilang dengan sendirinya. Dan untuk yang masih memilikinya, seperti saya, mau tidak mau harus mengantongi Berotec. Untungnya obat ini ditanggung oleh Askes. Bersyukur betul saya karena almarhum bapak adalah seorang PNS sehingga harga obatnya jadi tidak semahal aslinya, yaitu kurang lebih seratusribuan. Cara menggunakannya, kocok dahulu. Buka penutupnya (bagian yang berwarna biru), masukkan ke mulut, kemudian tekan bagian atasnya agar cairan (atau gas?) di dalamnya masuk ke dalam mulut. Usahakan bersamaan dengan saat menarik napas agar turut masuk ke rongga pernapasan.

Efek Berotec tidak sekali hap langsung sembuh. Tunggulah lima hingga lima belas menit. Bila sesaknya masih terasa, pakai sekali lagi. Dua kali dosis sudah cukup. Maksimal tiga, jangan lebih. Kemudian, ingat untuk segera mengecek tanggal kadaluwarsanya. :3


Bernapaslah, sebelum udara diperjualbelikan


Dan saya menulis artikel ini karena kemarin malam asma saya kambuh lagi.

You Might Also Like

0 comments