SSG

20.43

Di suatu hari penampahan yang cerah, dengan pelinggih-pelinggih yang belum berbalut wastra, ujung penjor terayun tanpa sampian. Oh, tidak ada yang sadar. Kami bertiga sedari tadi berkutat di belakang. Ya. Galungan yang berbeda, lagi-lagi. Dan kali ini, lebih sepi. Terutama bagi saya.


Mama yang sedari tadi berkoar-koar memberi komando telah luluh dengan air dan busa. Ketika muncul dengan hati yang lebih tenang, ketika itu..

Mama, dengan nada serius: "Dek, duduk cd nya ba nasak" (translate: Dek, ambil cd nya udah matang)
Saya: *terkikik menyodok adik*
Adik yang telinganya disumbat headset: *bengong*
Mama, masih serius: "Duduk cd nya ba lebeng" (translate : idem)
Saya: *ngakak guling-guling*

Butuh beberapa waktu untuk mama mengklarifikasi ucapannya sendiri, dan kami berdua masih terbahak hingga petang. Mungkin ini akibat SSG. Sindrom stres Galungan.

You Might Also Like

0 comments