Ninja Bilangan Bulat
03.02"Kak, saya masih nggak ngerti dengan operasi bilangan bulat."
Operasi bilangan bulat memang satu tantangan bagi para guru matematika, khususnya di bangku sekolah dasar. Apalagi dasar yang satu ini masih akan terus mengekori setiap siswa hingga di bangku sekolah menengah atas. Saya sendiri masih teringat akan diri saya, dahulu, yang ditertawai oleh seisi kelas karena memberanikan bertanya pada guru tentang bilangan bulat. 'Si ranking satu nggak ngerti dengan bilangan bulat', mungkin itu yang mereka pikirkan terhadap saya. Tapi itu bukan lelucon, dan si guru hanya menyeringai terheran.
Beberapa permisalan yang sering sekali saya tangkap dari guru tentang operasi bilangan bulat adalah masalah hutang-piutang. Anggap saja si bilangan bulat negatif itu hutang kita, lalu si bilangan bulat positif itu harta kita. Yang ini, saya rasa, didasari atas kemampuan naluriah manusia soal ekonomi--jangan heran, toh balita saja sudah bisa berbelanja!
Di awal, saya masih menerima permisalan seperti itu. Namun seiring dengan bertumbuh kembang diri saya, saya menyadari bahwa anggapan seperti itu tidak terlalu benar. Hutang yang disangkutpautkan dengan negatif, lama-lama bisa membuat siswa memiliki pola pikir bahwa semua hutang memang bersifat negatif. Negatif, artinya tidak baik. Padahal, sebenarnya, masih ada hutang yang positif. Hutang budi dengan orang tua kita, misalnya. Apakah hutang yang satu ini masih bersifat negatif?
Lalu saya mulai berpikir, apa yang bisa dilakukan untuk mengubah persepsi semacam ini. Dan terlintas di pikiran saya tentang sebuah cerita mengenai dua kubu pasukan perang. Tapi perang mungkin bukan hal yang baik, maka kita ganti saja dengan istilah ninja bilangan bulat. Mari saya contohkan cara belajar bilangan bulat yang mudah dengan para ninja. :)
-8 + 5 = ...?
"Disebutkan pada suatu negeri nan jauh sana, terdapat dua kubu ninja yang sama hebatnya. Ninja negatif, dan ninja positif. Pada latih tanding, ninja negatif mengutus 8 pasukannya, dan ninja positif mengutus 5 pasukannya. Siapa yang menang?"
-8 + 5 = -3
"Ohoho. Tentu saja ninja negatif yang menang. Banyak pasukan ninja negatif yang tidak terluka sama sekali ada 3 orang."
Untuk para orang tua, silakan mengintip cara ini:
- Perhatikan tanda negatif dan tanda positif. Tanda itu akan menjadi identitas masing-masing ninja.
- Bila terdapat dua tanda pada operasi bilangan, seperti -8 - (-5), ubah menjadi satu tanda saja. Aturannya, + - menjadi -, dan - - menjadi +. Jadi, pada contoh soal kita, -8 - (-5) = -8 + 5.
- Dua kubu ninja yang berbeda akan selalu mengadu kekuatan. Yang menang adalah yang memiliki jumlah lebih banyak. 8 > 5, maka yang berjumlah 8 (ninja negatif) lah pemenangnya.
- Hasilnya akan sesuai dengan kubu pemenang. Jumlahnya? Kurangkan saja jumlah yang lebih besar dengan yang lebih kecil. 8 - 5 = 3. Karena yang menang pada soal tersebut adalah ninja negatif, maka -8 + 5 = -3
- Bagaimana jika tanda bilangan pada soal sama? -10 + (-2), contohnya. Pertama, ubah dua tanda menjadi satu. -10 -2. Karena tanda bilangan sama, alias kubu ninja mereka sama, maka mereka tidak akan saling menyerang satu sama lain. Mereka akan bergabung menjadi satu, dan jumlahnya semakin banyak. -10 - 2 = -12.

0 comments