Game of Thrones
02.48Kalau disuruh menyebutkan bagaimana serial dari Home Box Office (HBO) ini, saya akan langsung menjawab dengan kata-kata ini:
Sadis.
Vulgar.
Epik.
Penuh intrik politik licik.
Game of Thrones, lucunya, adalah serial pertama yang berhasil membuat saya sabar menunggu setiap episodenya, lalu setelah genap sepuluh kisah, menunggu lagi hingga setahun mereka kejar tayang dengan season berikutnya. (The Walking Dead? I'm already stuffed with boredom, ciao~)
Hal pertama yang membuat saya tertarik adalah musiknya yang kolosal. Ya, sebagai penggemar The Sims yang pastinya juga suka dengan musik versi The Sims Medieval, bagaimana saya tidak kepincut ketika pembuka serial ini dimulai? Walaupun saya sedikit geli dengan bubuhan kekerasan dan adegan plus plus yang tidak disensor, tetap saja alur ceritanya yang jadi perhatian utama saya. Keluarga Stark adalah favorit saya (kecuali Rickon yang helpless dan Sansa yang nyaris selicik Lannister), mulai dari Hodor hingga Jon Snow.
Sayangnya, saya malas untuk menjelaskan jalan ceritanya secara singkat, jadi satu video ini saya comot untuk membantu teman-teman yang tanpa sengaja mampir ke blog antah berantah ini. Hehe. Silakan ditonton ya :D
Menarik bukan? Terlebih lagi, setelah episode terakhir yang ditayangkan (E10S06), banyak rahasia yang terkuak. Misalnya, Jon Snow adalah setengah Targaryen setengah Stark, jadi kemungkinan besar bisa naik naga + direwolf. Cool banget ya. Banyak hal yang membuat saya penasaran dan ingin menonton lagi, bahkan kamu mungkin juga akan mengalami hal yang serupa. Tapi, yang paling penting adalah bahwa serial ini memiliki rating 17+ ya. Banyak hal yang vulgar, dan tidak cocok ditonton untuk anak kecil atau abg labil.
Daaan, band kesukaan saya, si epik Coldplay, ternyata pernah berkolaborasi untuk membuat versi musikalnya. Tahun 2015. Ya ampun, ke mana aja kamu selama ini, Cha?
0 comments