Eyos Eyos
01.33Kapan terakhir bepergian bersama keluarga besar? Seingat dulu, waktu tirta yatra. Entah sudah berapa tahun yang lalu. Ngangenin. Kangen sama mereka. Kangen juga dengan rasa saat bisa having fun ramai-ramai. Dan akhirnya, setelah waktu panjang yang terlewati bersama keluarga baru, akhirnya kami melakukan perjalanan keluarga pertama kami. Bersama Pupa, menyeberangi Selat Bali. Berbekal 2 motor, dan angkot, delapan orang anggota keluarga kami berangkat ke Banyuwangi tempat seorang kumpi Pupa tinggal. Pupa senang banget bermain bersama 'kakak', meski yang ia sebut 'kakak' secara teknis adalah paman dan bibinya. Owo
Ketika pulang ke Bali, kami sedikit mengalami kendala untuk mencari angkutan umum menuju kota. Entah sampai kapan harus menunggu, seperti halnya pasangan turis backpacker yang datang ke Bali dan bertanya pada kami tentang tarif angkot menuju Pemuteran Agung. Sayangnya, bukan harga yang seharusnya mereka pusingkan, tapi ada tidaknya kendaraan umum yang jalan. Di sini tidak seperti di luar negeri, di mana transportasi umum yang nyaman dan terjadwal melaju di jalanan. Tidak. Kadang, kau harus membayar lebih demi membuat mereka jalan secepatnya tanpa menunggu penumpang untuk memenuhi kendaraan.
Untungnya, seorang polisi baik hati (yang ternyata saudara mindon suami
Jadi pengen jalan-jalan lagi. =)


0 comments