Zulkin
08.03Lucunya, dulu saya nonton episode itu dengan muka berseri-seri. Kesemsem dengan visu Reid Rendall yang selalu mendapat peran sebagai pemuda yang sempurna. Aah.. Dan setiap melihat adegan kissing antara Mason dan Alex (saya putar bagian itu berulang-ulang, btw), respon saya pasti "So sweet" atau "Mereka cocok ya" atau "Angle nya Gregg bagus kalo lagi ciuman".
Entah kenapa kali ini saya merasa menggalau menulis di roleplay fiction. Gimana ya, saya seperti merasakan apa yang RR rasakan. Saat melihat snapshot foto Mason dan Alex ciuman, sekarang saya jadi ketawa miris. Oh well, saya berpikir "Gimana nanti reaksi Lucia kalau tahu RR terpaksa cium si Lelena?" dan kemudian ingat kalau Lucy jarang memakai kalung untuk melihat Reid.
Jangan lupakan juga thread di surat, saya ketawa-ketiwi, degdegan, cemas membaca kalimat demi kalimat Lucia. Takut kalau ada kalimat yang akan mematahkan hati RR lagi. Kalimat awal suratnya menyiksa batin. Tanpa dear--heeah. Blending dah ini.
1 comments
http://nadya-hime.blogspot.com/2011/05/ego-is-hearts-terror-so-does-jealousy.html
BalasHapusHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAH